Saturday, April 4, 2020
Relawan Ikbal Korda Surabaya berpeluh keringat menyambut Santri dengan senyum bangga
Surabaya.ikbalsurabaya.blogspot.com (4/4/2.)Ikatan Keluarga Besar Al-Amien Prenduan yang dikenal dengan istilah Ikbal Korda Surabaya dua hari berturut -turut melayani dan menyambut perpulangan 227 santri putra dan 245 santri putri yang nyantri di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan asal Surabaya dan sekitarnya, pondok menyebutnya dengan sebutan Konsulat Surabaya yang meliputi Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, dan Tuban.
Perpulangan kali ini berbeda dengan perpulangan santri tahun lalu karena adanya wabah yang meresahnya banyak orang, Relawan Ikbal Korda Surabaya bekerjasama dengan Humas Masjid Al-Akbar Surabaya, merekayasa penyambutan dengan peralatan medis sesuai instruksi pemerintah, untuk menanggulangi penyebaran virus Covid - 19, tidak hanya tenaga dan pikiran, hartapun ia keluarkan, lelah yang mereka rasakan tergambar jelas dari raut wajah dan bentuk pakaiannya. Berangkat penuh semangat, pulang lunglai, berangkat rapi, pulangnya lusuh.
"Sumuk alias ojeng tadz!" jawab Ustadz Ahmad Asmo tanpa ada yang bertanya.
"Capek Tadz?" tanya Ustadz H. Iwan bendahara Ikbal Korda Surabaya.
"La ba'tsa Tadz! , hanya ini yang bisa kami persembahkan sebagai wujud syukur kami kepada almamater kami Pesantren Al Amien Prenduan semoga diridhoi Allah Swt". Jawab Ustadz Abdu Rozak wakil ketua Ikbal Surabaya.
Hari ini, hari kedua, setelah kemaren (3/4/20) penyambutan santri putri dari lembaga TMI (Tarbiyatul Mu'allimin Al-Islamiyah) dan MTA (Ma'had Tahfidz Al-Qur'an) Al-Amien Prenduan yang sudah diterima oleh walisantri sebagai penjemput.
Hari ini perpulangan santri putra dengan di titik penjemputan yang sama yaitu di Masjid Al Akbar Surabaya pintu sebelah selatan.
Sengaja, sebelum diterima oleh Walisantri para santri dispray (disemprot) terlebih dahulu dengan cairan disinfektan dan dicek suhu tubuh mereka. Tapi ada saja walisantri yang ylonong langsung memeluk putri mereka, padahal sudah dilarang tegas.
Sebelum bis yang membawa santri datang aturan sudah dibacakan di antaranya agar tidak mendekat santri terlebih dahulu, untuk tetap jaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan semua disediakan secara gratis.
"Kita sudah merencanakan penyambutan jauh hari sesuai alur yang diberikan pondok dengan baik, Pengurus Masjid Al-Akbar, Sat Pol PP dan Polsek Jambangan sudah membantu kami, tapi ada saja kendala di lapangan.
Tapi, penyambutan hari ini (Sabtu, 4 April 2020,red.) jauh lebih baik dari kemaren, benar kata pepatah experient is the best teacher, pengalaman adalah guru yang paling baik.
Atas nama Ikbal Korda Surabaya sebagai perpanjangan tangan PonPes Al Amien Prenduan Sumenep yang ada di Surabaya, menghaturkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang ikut andil mensukseskan penyambutan perpulangan santri, mohon ma'af atas semua kekurangan, Jazaakumullah khoiron katsiroo" Sambutan Ustadz Muhammad Husni selaku ketua umum Ikbal Korda Surabaya, mengakhiri kegiatan hari ini.
(Catatan Sekretaris Ikbal Korda Surabaya/Moek)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment